baruHALIMUN, nama tempat yang disinyalir dilupakan banyak orang, karena terlanjur adanya nama baru yang sering digunakan. Padahal, bagi saya tempat ini merupakan Tanah KELAHIRAN kedua…………Tanah yang menempa jiwa semangat untuk tetap bertahan hidup di muka bumi ini……..(save the baruHALIMUN) Lanjutkan membaca
Owa Jawa Sulit Ditemukan di Gede-Pangrango
Owa jawa (Hylobates moloch) semakin sulit ditemukan di habitat yang paling bagus, yakni Gunung Gede-Pangrango, Jawa Barat. Primata tersebut diduga terganggu oleh aktivitas masyarakat yang makin mendekati hutan. ”Owa jawa sering terlihat di sekitar Pondok Halimun dan kawasan wisata alam Situgunung, Sukabumi, pada tahun 1997 hingga 1998. Namun, setelah diamati penuh selama tiga bulan pada 2007 dan dua bulan pada 2008, owa jawa tak muncul sama sekali,” kata Budiyanto, Direktur Kusukabumiku, lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan dan penyelamatan satwa dilindungi, Minggu (6/7). (aha)
sumber : kompas, kilas daerah, senin, 7 juli 2008
Edelweiss ‘Lambang Keabadian’ Jadi Kayu Bakar
Setelah membaca berita di bawah, tentunya hati ini sangat terluka sekali. Ga tahu bila tidak memiliki perasaan seh…..Mengapa ? Karena Edelweiss dan Cantigi memang benar-benar tumbuhan yang termasuk langka. Apalagi Edelweiss yang dimaksud termasuk tumbuhan endemik di Lembah Suryakancana. Sekali lagi saya sangat prihatin sekali dan merasa khawatir bukan terhadap nasib Edelweiss dan Cantigi saja, melainkan terhadap rimba belantara GEDEPANGRANGO dan kehidupannya secara keseluruhan. Karena ancaman terhadap GEDEPANGRANGO bukan saja berasal dari para pelaku yang dianggap sebagai pelanggar, melainkan KITA SEMUA………..Semua yang membutuhkan rimba belantara GEDEPANGRANGO dan kehidupannya……. Lanjutkan membaca
Penutupan Pendakian AGUSTUS 2008
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) merupakan salah satu ekosistem hutan hujan tropis terbaik di pulau Jawa, sehingga kelestariannya mutlak untuk dijaga.
Berkenaan dengan hal dimaksud dan dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan, maka Balai Besar TNGGP akan menutup sementara kegiatan pendakian gunung Gede dan gunung Pangrango, terhitung mulai tanggal 1 sampai dengan 31 Agustus 2008 [selama satu bulan penuh].
sumber : www.gedepangrango.org
GEDEPANGRANGO Memanggul Beban Berat……….
FUNGSI rimba belantara GEDEPANGRANGO dan KEHIDUPANNYA sangat dirasakan sekali langsung oleh kita semua (makhluk yang paling sempurna ciptaan Tuhan). Tetunya, bagi kita, masyarakat yang tinggal di sekeliling rimba belantara GEDEPANGRANGO (GP). Namun, banyak diantara kita bersikap dan berperilaku seenaknya dalam memanfaatkan rimba belantara GP tsb.
Semoga saja kita bukan salah satu diantaranya………
Salah satu contoh perilaku yang sangat mengganggu dan mengancam kehidupan rimba belantara GP adalah banyaknya pengunjung yang memanfaatkan rimba belantara GP untuk rekreasi namun SEENAKNYA MEMBUANG SAMPAH…………….
Kini, rimba belantara GP nampaknya sudah terbebani oleh SAMPAH-SAMPAH. Semua orang yang ikut bertanggungjawab pun dibuat bingung dengan sampah ini.
Ada yang punya usul untuk memberikan solusi dalam upaya mengatasi sampah-sampah di rimba belantara GEDEPANGRANGO ?